SSmXII-OB-Sitor

Pada tahun 1907 Pasukan Belanda semakin hebat melakukan serangan terhadap Sisingamangaraja XII dengan pasukannya di daerah dairi demikian juga terhadap  Ompu Raja Doli Lintong, Dalam serangan ini Ompu sodunggaron Situmorang  putra sulung dari Ompu Raja Doli Lintong Situmorang gugur dalam pertempuran disekitar Lintong Bersamaan dengan penyerangan tersebut Ompu Babiat Situmorang berada  ditempat lain memimpin pertempuran melawan Belanda

PASUKAN PADRI

Selama ini Ompu Babiat sebagai panglima memimpin langsung dalam pertempuran melawan Belanda dan beliau juga sering mengadakan pertemuan untuk mengadakan perundingan dan membicarakan strategi perang gerilya melawan pasukan Belanda di Pearaja , tidak jarang serangan Belanda tiba-tiba dan besar , dalam kondisi demikian ibu Sisingamangaraja  yang bermarga Situmorang diungsikan  ke Lintong beserta anak-anaknya .

Suatu saat pada tahun 1907 awal Belandan jauh lebih meningkatkan serangan ,Ompu Babiat beserta keluarga mengugsi masuk kehutan, beserta rakyat yang juga membantu mereka .Dari persembunyian di Huta Ompu Babiat melakukan serangan-serangan terhadap Belanda dengan cara bergerilya. Kehidupan keluarga Ompu Babiat  Situmorang yang berpindah-pindah dihutan  cukup menderita namun pada saat itupul lahirlah anak dari Ompu Sodunggaron lahir dan diberi nama Somanda yang berarti “tidak mengenal”,karena telah ditinggal meninggal oleh R.O Sodunggaron sang ayah.

Sedangkan Ompu Raja Doli Lintong Situmorang dan Isteri didalam pengungsian selalu di tandu karena kedua beliau dalam keadaan sakit karena tekanan Belanda yang sangat luar biasa dan kebetulan kedua beliau sudah tua.Keadaan mereka tambah menderita karena terus dikejar-kejar pasukan Belanda, mereka terus berpindah dari tempat yang satu ketempat yang lain dengan menggendong anak anak kecil dan menandu orang tua yang sakit., didalam pengejaran Belanda juga menyiksa penduduk yang ditemuidan  setiap melewati perkampungan atau menemui penduduk asli (kampung) pasti disiksa dengan memaksa mereka agar menunjukkan dimana posisi ompu Raja Doli Lintong Situmorang. Termasuk ipar dari RO. Sodunggaron yang bernama Ompu Batuan Sinaga mengalami siksaan yang sangat berat dan akhirnya meninggal Dunia, karena kedapatan aktif membantu iparnya selama dalam pengungsian  dan juga ikut juga berjuang di Lintong.

Anak Isteri SSM XII

Sedangkan kedudukan Sisingamangaraja XII tidak luput dari gempuran dari pasukan Belanda  yang sekain menghebat, dalam keadaan terjepit tersebut Ompu Babiat Situmorang diundang untuk mengadakan pertemuan di dairi, meskipun pertempuran di Lintong juga gencar namun Ompu Babiat memenuhi undangan Sisingamangaraja berkat desakan para keluarga agar segera ompu Babiat segera berangkat memenuhi panggilan Sisingamangaraja XII ke Dairi. Didalam pertemuan Mereka Sisingamangaraja menceritakan mimpinya kepada Ompu Babiat Situmorang. Pada malam perjamuan malam dengan beberapa orang yang hadir  (setelah Sisingamangaraja XII dengan Ompu Babiat berbicara panjang lebar,) Sisingamangaraja XII berkata bahwa Belanda akan menang nantinya tetapi pihak kita akan melihat matahari terbi (merdeka) kelak dan Ompu Babiat Situmorang akan  menyaksikan matahri tersebut nanti kurang lebih begitulah makna mimpinya tanpa menceritakan isi dari mimpi beliau. Ompu Babiat tempat curhatnya pun tidak menceritakannya juga karena isi mimpi tersebut adalah tentang nasib keluarganya yang dititipkan kepada ompu Babiat Situmorang, keesokan harinya Ompu Babiat kembali ke Lintong.

bersambung………………………….3